been so long… how about a Family Tree?

25 Jan

Halo, apa kabar?

Ternyata, sudah minggu terakhir di bulan Januari 2010, ya? Nggak terasa sama sekali, bahkan untuk membuat resolusi pun, saya tak sempat. hohohooo… Been busy lately but i promise to keep posting at least once a month until the end of the year.

Ok let start my first, maybe the last post on january 2010!!! -hopefully not.

I will post about: Family Tree. Kenapa? Soalnya baru-baru ini paman posting family tree keluarga kami di group facebook keluarga. I amazed how he managed his time for making such a valuable things like that. He made a simple one. Only from his mother in law aka my grandmom, sampai ke saya dan sepupu-sepupu, baru 3 generasi, tapi ini awal yang baik. saya sendiri tidak terlalu mengenal silsilah keluarga, bad kids, huh? hohohooo.. but i recognize them kok when we met somewhere :p my father’s family name is Natanegara, i only know his ancestor’s story from his mother and also from google!

Dari ke-rajin-an si oom, saya jadi ingin membagi perasaan menyenangkan kala melihat pohon silsilah itu mampu bercerita banyak. something i forget, but yes it is always here indeed. Hati seperti bilang, “wah kok bisa ya dari nenek-kakek doang hasilnya jadi ada 30 orang?” interesting and tickling. Jadi terasa lebih dekat meski hanya melihat nama-nama itu diatas selembar kertas berdasar gambar pohon. Tapi bukan berarti melulu background-nya gambar pohon yah!

Bagaimana kalau besok siang, kita ajak adik-adik kecil dirumah untuk membuat family tree yang sederhana, kita lakukan dengan beberapa langkah mudah yang menyenangkan. Yang kita perlukan pastinya alat-alat standar seperti kertas, gunting, lem, pensil, spidol warna, crayon, cat air, sticker, dsb.

Siapkan kertas,ย  ukuran A5 atau setengahnya untuk mempermudah. Tidak perlu memotongnya dulu menjadi ukuran2 kecil yang seragam. Biarkan anak menuliskan nama-nama nanti dengan fonts dan size yang dia inginkan. Takut nanti hasilnya sebesar tembok berlin? Nantikan efeknya pada Anda dan keluarga jika itu memang terjadi๐Ÿ˜€

Ajak anak untuk mengenal keluarganya dimulai dari keluarga inti. Minta dia menuliskan nama lengkapnya sendiri. Lalu nama Ibu dan Ayah, serta saudara kandung. Tahap berikutnya, minta dia menuliskan nama kedua Nenek dan Kakek. Dan seterusnya dilanjutkan dengan nama Paman, Bibi, dan sepupu-sepupunya.

Selesai ditulisi, barulah gunting kertas yang bertuliskan nama-nama itu mengikuti alur kalimat. Jika tidak mau, biarkan apa adanya, untuk kemudian disusun seperti puzzle yang ditumpuk-tumpuk.

Diatas lantai, minta anak menyusun nama-nama tersebut dengan urutan Ayah – Ibu lalu beri panah kebawah untuk namanya. Jika memiliki adik-kakak, bantu ia mengetahui posisi yang lebih tepat. Satu kali diberi contoh pasti ia akan mudah mengingatnya untuk menyusun silsilah berikutnya.

Setelah selesai disusun diatas lantai, siapkan beberapa lembar karton manila. Bantu anak untuk menyatukan sisinya, jadikan karton ini sebagai base untuk nama-nama yang telah ia susun tadi. Pindahkan kertas nama diatas lantai keatas karton. Rekatkan. Beri hiasan dengan gambar atau sticker sesuka hati.

Setelah selesai, tempel karya anak di tembok dan ceritakan kembali siapa-siapa nama yang ada didalamnya. Mempelajari silsilah keluarga dan sejarah keluargadengan cara yang menarik akan menjadi kenangan yang indah…

Berikut adalah tautan beberapa web mengenai family tree yang saya temukan, cukup menarik untuk dicoba secara online:

http://www.ancestry.com/

http://www.myheritage.com/

Selamat mencoba๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: